Pernahkah terlintas dalam pikiran kalian tentang sebuah pertanyaan seperti judul diatas, yaitu : “Orang Yang Tidak Ahli Dalam Teknik SEO Tidak Berhak Berbicara SEO”? apakah memang benar bahwa mereka-mereka yang – katakanlah – tidak ahli masalah taktik atau teknik SEO lantas tidak berhak berbicara tentang Search Engine Optimization atau SEO? Saya yakin akan ada dua kubu kelompok jawaban, yaitu mereka yang mengatakan “setuju” dan mereka yang berkata “tidak setuju”.
Pengalaman yang cukup dalam mengelola blog tentunya akan membuat seseorang sedikit banyaknya akan memiliki keberanian dalam menulis artikel tentang taktik atau teknik SEO pada blog mereka. Disinilah kalau menurut saya pengembangan seseorang blogger dalam mengulas masalah SEO. Coba anda bandingkan dengan pertanyaan ini: “orang yang tidak ahli dalam blog tidak berhak untuk ngeblog”. Saya yakin, kebanyakan diantara kita bukanlah seseorang yang ahli dalam blog atau SEO, namun bukan berarti kita tidak pantas untuk disebut blogger dan melakukan aktivitas ngeblog atau tidak pantas untuk menulis dan mengulas masalah taktik dan teknik SEO.
Hal ini berlaku juga untuk peryataan-pernyataan lain, misal : “orang yang bukan dokter, tidak pantas berbicara masalah kesehatan”. Dalam batasan-batasan tertentu, orang awam seperti kita yang bukan dokter juga bisa sedikit banyaknya mengulas masalah kesehatan. Coba anda amati dilingkungan sekitar anda. Kita yang bukan seorang professor atau ahli dalam masalah hukum, kok bisa-bisanya mengeluarkan pernyataan tentang hukum yang berbobot? Kenapa ini semua bisa terjadi, bro/sis? Ini tentu juga berlaku seperti masalah SEO yang sedang kita bicarakan. Pengalaman-pengalaman serta pengamatan lapangan atau keterlibatan langsung dalam suatu persoalan akan membuat seseorang memiliki keberanian dalam berbicara atau mengulas suatu hal, terlepas dari gelar ahli atau tidak ahli!
Kembali ke topik, mereka-mereka itu yang menulis tentang taktik atau teknik SEO tersebut tidak lebih dari menterjemahkan artikel berbahasa asing, kemudian menterjemahkannya kedalam bahasa kita dan kemudian memodifikasinya sehingga jadilah artikel atau ulasan-ulasan tentang taktik atau teknik SEO, sehingga pada akhirnya artikel atau ulasan-ulasan tersebut menjadikan orang atau kalangan tersebut “ahli” dalam masalah taktik atau teknik SEO.
Sedikit kita melihat kebelakang tentang masuk dan berkembangnya internet di Indonesia ini. Saya bertanya kepada anda semua, kira-kira kapan pastinya Indonesia ini dimasuki oleh internet? Yang pasti Indonesia ini adalah sekitar satu atau dua dekade belakangan ini. Coba bandingkan dengan Amerika. Ini artinya ide original tentang taktik dan teknik SEO tersebut lahir dinegara yang setidaknya bukan dari Indonesia. Bukankah ini pantas kalau kita katakan bahwa kita yang membahas dan mengulas taktik atau teknik SEO itu tidak lebih dari menterjemahkan, kemudian memodifikasinya? Kalaupun kita memodifikasinya, sudah sejauh mana “ahli-ahli” SEO Indonesia melakukan hal tersebut sehingga hal ini menjadikannya sebagai ide orisinil orang Indonesia sendiri? Coba anda cek di internet dan bandingkan!
Kesimpulannya? Yang pasti disini saya akan menyerahkan kepada anda semua yang membaca opini saya ini perkara pantas tidaknya berbicara masalah taktik atau teknik SEO berdasarkan ulasan diatas dan saya yakin anda semua memiki argument-argumen yang berbeda satu sama lainnya.
0 komentar:
Posting Komentar