Senin, 24 Desember 2012
MATERI SOSIOLOGI "TINDAKAN DAN INTERAKSI SOSIAL"
Jumat, 17 Agustus 2012
Dirgahayu Ke-67 Kemerdekaan Republik Indonesia
MERDEKAAAA!!! MERDEKAAAA!!!
67 Tahun yang lalu tepat dihari yang sama hari Jum'at Tanggal 17 Agustus 1945 secara resmi Ir. Soekarno dengan mengatas-namakan rakyat Indonesia secara resmi memproklamirkan kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Tentu itu sebuah momentum istimewa bagi seluruh rakyat Indonesia, semua larut dalam syukur kemerdekaan. Perjuangan selama ratusan tahun seolah terbayar lunas pada hari itu.
Namun, kemerdekaan Indonesia tidak didapat dengan mudah begitu saja. Untuk mendapatkan itu seluruh rakyat di tanah air harus melakukan pengorbanan yang luar biasa, dan nyawa adalah taruhannya. "Merdeka Atau Mati", kalimat yang pendek namun menjadi slogan wajib yang diucapkan setiap pejuang pada masa itu. Tak ada suku, agama ataupun golongan tertentu, tidak ada lagi perbedaan kasta antara orang pribumi dan orang asing, melainkan hanya ada satu yaitu Rakyat Indonesia.
Tentu kejadian itu juga merupakan anugerah bagi kita, patutlah kita bersyukur, seandainya kita tidak merdeka bukan tidak mungkin kita akan seperti sekarang, hidup tenang, enak, kita bisa melakukan apa saja sesuai keinginan kita. Merdeka???? hm.. 67 Tahun sudah, kenyataanya kita tidak merdeka 100%, dahulu kita dijajah secara fisik oleh orang asing tapi sekarang kita dijajah oleh bangsa sendiri, terutama para wakil kita yang duduk dibangku dewan. Korupsi dimana-mana, sistem yang ada di Indonesia bukan lagi memihak rakyat, yang kuat yang berkuasa, yang kaya yang berkuasa.
Dan bukan hanya itu, selain dijajah bangsa sendiri kita seolah tidak sadar kalau bangsa ini bangsa Indonesia telah dijajah bangsa asing. Sumber daya alam yang kita punya dieksploitasi secara massal oleh asing, budaya yang kita miliki seolah sudah tak lagi sakral, tengoklah diri kita sendiri, kita secara terang-terangan mengkonsumsi budaya asing. Sungguh Ironis negeri ini, negeriku tercinta, perjuangan para pendahulu kita seolah percuma. Oh Indonesiaku hari ini genap 67 Tahun kamu Merdeka. (sahrodi)
Semoga ini jadi tambahan renungan bagi kita tepat di hari Kemerdekaan Negara Republik Indonesia, dan di bawah ini semoga dapat menumbuh kembangkan rasa patriotisme dan nasionalisme kita untuk Negeri ini. So,,,, langsung disimak foto "tempo dulu" berikut yang saya ambil dari berbagai sumber!!!
Selasa, 05 Juni 2012
Fungsi Persamaan Grafik Kuadrat [Matematika]
Minggu, 06 Mei 2012
Alam Selalu Memberikan Keindahan
Minggu, 08 April 2012
Trik Winamp Keren
1. Buka winamp seperti biasa
2. Tahan Ctrl + Alt + Shift
3. Lalu ketikkan "NULLSOFT" tanpa tanda kutip dengan tetap menahan tombol Ctrl + Alt + Shift
4. Mainkan salah satu lagu kesukaan ente
5. Winamp-nya berkedip-kedip mengikuti beat lagu
1. Dari menu option - preferences
2. Pada menu plug-in pilih input
3. Kemudian pilih Nullsoft Vorbis Decoder
4. Klik about
5. Test seberapa cepat ente nge-klik gambar ikan tersebut
Selasa, 28 Februari 2012
laporan PKL (Program Kuliah Lapangan) di P4TK Matematika Yogyakarta.
Sejauh ini paradigma pembelajaran matematika di sekolah masih didominasi oleh paradigma pembelajaran konvensional yakni paradigma mengajar. Siswa diposisikan sebagai objek, siswa dianggap tidak tahu apa-apa, siswa dianggap seperti gelas kosong yang harus diisi air. Sementara guru memposisikan diri sebagai orang yang mempunyai pengetahuan, sebagai satu-satunya sumber ilmu. Guru ceramah, menggurui, dan otoritas tertinggi terletak pada guru.
Rabu, 19 Oktober 2011
VIDEO: Aksi Dance Brimob Vs TNI
Tidak sedikit orang yang sukses melalui jalan pintas melalui media sosial seperti YouTube, Facebook, atau Twitter. Misalahnya Briptu Norman yang dalam waktu sekejap bisa populer melalui joged Indianya.
Tapi aksi serupa kini kini muncul lagi. Dua lelaki yang menggunakan berseragam Brimob dan TNI beraksi dengan adu dance. Tidak jelas di daerah mana video itu direkam. Dan apakah keduanya memang keduanya adalah anggota militer sungguhan. Video itu berjudul 'BRIMOBVsTNI_301d_w_2.3gp' yang diunggah seorang user bernama xxvr2000, pada 14 Oktober 2011.
Video itu berdurasi 1 menit 51 detik itu sudah dikunjungi 80 orang. Diperkirakan direkam dari sebuah aula. Lelaki yang menggunakan pakai Brimob lebih dulu beraksi, sambil diperhatikan lelaki yang menggunakan seragam TNI.
Hentakan kaki dan tangan keduanya memperlihatkan kalau mereka saling ujuk kebolehan. Secara bergantian keduanya memperagakan gerakan dance yang berbeda. Tapi pada gerakan terakhir keduanya terlihat bergerak dengan gaya yang sama.
Bahkan mereka berkejasama melakukan sejumla gerakan atraksi. Lelaki yang menggunakan pakian Brimob lebih dulu menyelesaikan gerakan sambil melempar senyuman dan mengangkat baret, baru kemudian pria yang menggunakan seragam TNI.
Rabu, 14 September 2011
Membuat Video Animasi Sederhana
Sebenarnya ini tugas ane yang diberi mandat untuk membuat image logo organisasi instansi yang bakal di launching dalam beberapa hari kedepan. terbatasnya waktu (2 hari harus sudah selesai) bikin ane benar-benar ekstra memeras otak, hampir stres, bagaimana tidak, ane yang tidak punya basic tentang video animasi wajib mengerjakan mandat itu. karena pikiran ane tergolong lemoooott ane minta bantuan Mbah Google, ternyata tak membuahkan hasil, ane coba nyari software, tetep aja susah (Rata-rata software untuk membuat video animasi harus beli dengan harga yang lumayan mahal). mana lagi harus mempelajari dulu software yang bakal digunakan, sedangkan waktunya mefet. aduuhh... bener-bener putus asa gan... lagi-lagi ane berpikir sekuat-kuatnya. entah apa yang menjadikan inspirasi tiba-tiba ingat kalo program bawaan windows bisa membuat video (Windows Movie Maker), saya pikir lagi, loh? bukan kah itu hanya membuat video sederhana, terus bagaimana animasinya? lagi-lagi beberapa pertanyaan muncul.... hm... sampai akhirnya ane temukan ide gak bermutu. Ane buat logonya dengan adobe photoshop CS5, Ane crop-ing logo yang sudah aneh buat di Photoshop jadi beberapa bagian, setelah semua selesai lalu ane buka Microsoft Power Point (yang juga merupakan bawaan windows)lantas ane buat beberapa slide, dan ane modif tampilan animasinya, setelah beres, ane buka Movie Maker ane buatkan videonya. Hasilnya?
Lumayan lah.. walaupun tidak begitu bagus tapi gak terlalu jelek juga gan...
hehehe tugas ane selesai, ane juga dapat pengetahuan baru.. Gimana menurut agan-agan?
Senin, 29 Agustus 2011
Menebak Pikiran Dengan Software (Online)
Software penebak pikiran ini dibuat dalam bentuk file .swf. Program ini dijamin mampu menebak pikiran Anda. Sebenarnya tentu saja bukan seperti cara dukun atau paranormal dalam menebak-nebak nasib seseorang, karena komputer tidak bisa membakar dupa dll.
Cukup menarik untuk dijadikan bahan pemikiran, silahkan dipecahkan bagaimana software ini bekerja. Ikuti aturan mainnya dan Anda akan dibuat terheran-heran, khususnya pertama kali melakukannya. Agar lebih mudah bagi yang bahasa inggrisnya payah, saya berikan contoh bagaimana harus melakukan permainan ini, ikuti saja dulu petunjuk dibawah ini, kemudian gunakan angka Anda sendiri.
Pikirkan suatu angka dalam 2 digits (terserah angka berapa saja) (saya contohkan angka 38)
Angka 38 tadi terdiri dari angka 3 dan 8, tambahkan angka tersebut. Hasilnya adalah 11
Sekarang kurangkan angka 11 tadi pada angka awal yaitu 38 (38 - 11 = 27)
dari hasil 27 tadi, lihat pada deretan gambar sebelah kanan yang ada di aplikasi. Ingat-ingat gambar tersebut.
Klik pada gambar bulat biru dan wuuuuzzzz…. Program ternyata aplikasi ini tahu gambar yang anda pilih tadi.
Untuk mengulangi klik "Try again"
Silahkan DOWNLOAD filenya di sini untuk memainkannya. Check it out
Catatan: Untuk memainkan ini, Kompi sobat harus terkoneksi dengan internet / online
Tes Mata dan Otak
Yups, Sebuah gambar dengan latar belakang berwarna abu-abu, dikelilingi bulatan berwarna ungu yg mati secara bergantian satu per satu searah jarum jam.
Coba pusatkan mata anda di tanda + di tengah gambar.. Anda bakal ngeliat buletan ungu yg mati tadi digantikan oleh buletan hijau, padahal aslinya ga ada tuh buletan hijau yg muter kalo mata kita ga dipusatkan ke tanda +
Sekarang coba benar-benar pusatkan konsentrasi agan di tanda + .. Benar-benar pusatkan konsentasi anda, jangan perhatikan hal lain selain tanda + .. Apa yang terjadi?
Buletan ungu menghilang!
Ya, buletan ungu menghilang dan hanya menyisakan bultean hijau berputar mengelilingi tanda + .. Tapi sebentar aja konsentrasi anda buyar, buletan ungu bakal balik lagi
Betul kan?
Selasa, 23 Agustus 2011
Pengertian, Peranan Bahasa Indonesia
Nama : MOCH. SAHRODI
NIM : 2009184202B0324
Pertanyaan :
1. Berilah beberapa alasan tentang pentingnya belajar bahasa Indonesia!
2. Masyarakat Indonesia menggunakan bahasa Indonesia sebagai L1 dan L2. apa maksud pernyataan ini!
3. Jelaskan pengertian Bahasa!
4. Bahasa bersifat konvensional, produktif, dan arbitrer. Jelaskan!
Jawab :
1. “Era globalisasi”. Inilah yang membuat orang lupa akan bahasanya sendiri akibatnya bahasa Indonesia seolah menjadi tidak bernyawa. Masyarakat bahkan para Petinggi Negara bila mendengar dua kata ini menjadi berubah bahasanya. Dulu bahasa yang mereka gunakan tidak terlalu parah, sehubungan dengan adanya era globalisasi bahasanya menjadi luntur karena bahasa asing yang datang ke Indonesia. Kita lihat contoh seperti yang dilakukan oleh Presiden kita Susilo Bambang Yudhoyono.
Ketika Anda baca di koran, sekilas melihat tulisan Open House. Banyak sekali kata itu di media cetak ketika hari Raya Iedul Fitri tiba. Open House yang dilaksanakan di Istana negara untuk bertatap muka secara langsung dengan masyarakat Indonesia. Padahal Beliau sendiri pernah mendapatkan penghargaan sebagai pengguna bahasa yang baik dan benar (Kompas, Jumat, 28/10). Ternyata era globalisasi yang sederhana itu mempunyai makna yang sangat berarti dan sangat luas sehingga bisa menjadi penyalahgunaan bahasa.
Adanya era globalisasi bukan menjadi hambatan untuk mencintai bahasanya sendiri sebab bahasa Indonesia sudah menjadi bagian dari hidup kita seperti bahasa Indonesia merupakan alat pemersatu bangsa atau bahasa Nasional, bahasa Indonesia merupakan jati diri kita atau ciri khas sebagai bangsa Indonesia. Itulah sebabnya ada pepatah yang mengatakan Bahasa Menunjukkan Bangsa.
Filipina, Jepang, China, dan Perancis merupakan negara yang mencintai bahasanya sendiri. Sangat berbeda jauh sekali dengan negara Indonesia, walaupun adanya era globalisasi mereka tidak terpengaruh karena mereka mempunyai kredibilitas yang sangat tinggi. Seandainya negara Indonesia seperti Negara-negara di atas yang mencintai bahasanya, maka masyarakat Indonesia tidak lagi sok nginggris atau seolah-olah berasal dan pernah hidup di daratan Eropa/Amerika.
Dari penjelasan di atas saya pikir perlu kiranya ada Undang-undang yang mengatur penggunaan bahasa Indonesia, terutama penggunaan bahasa baku dalam situasi formal ataupun bahkan di / oleh media sekalipun. Hal ini disebabkan jika penggunaan bahasa Indonesia tidak diatur Undang-undang, masyarakat akan seenaknya menggunakan bahasa yang mereka anggap itu gaul. Contoh besar, berbagai media massa yang notabene merupakan kebutuhan primer bagi masyarakat ternyata lebih mengabaikan dampak negatifnya bagi generasi bangsa demi keuntungan pribadi/kelompok/isntansi semata dengan menggunakan bahasa sekenanya (tidak baku) dengan dalih apa yang disampaikan mudah/gampang diterima oleh publik/masyarakat.
Bahasa Indonesia bukan hanya sebagai ciri khas bangsa, Masih banyak peranan dan pentingnya penggunaan bahasa yang baik dan benar yang sesuai dengan Ejaan Yang Disempurnakan (EYD). Seperti dalam konsep ilmiah, lihatlah beberapa ragam bahasa di dalamnya mengikuti kaidah bahasa baku untuk menghindari ketaksaan makna karena karya tulis ilmiah tidak terikat oleh waktu, dengan demikian, ragam bahasa karya tulis ilmiah tidak mengandung bahasa yang sifatnya kontekstual seperti ragam bahasa jurnalistik. Tujuannya adalah agar karya tersebut dapat tetap dipahami oleh pembaca yang tidak berada dalam situasi atau konteks saaat karya tersebut diterbitkan.Masalah ilmiah biasanya menyangkut hal yang sifatnya abstrak atau konseptual yang sulit dicari alat peraga atau analoginya dengan keadaan nyata. Untuk mengungkapkan hal semacam itu, diperlukan struktur bahasa dan kosakata yang canggih. Ciri-ciri bahasa keilmuan adalah kemampuaannya untuk membedakan gagasan atau pengertian yang memang berbeda dan strukturnya yang baku dan cermat. Dengan karakteristik ini, suatu gagasan dapat terungkap dengan cermat tanpa kesalahan makna bagi penerimanya.
2. Masyarakat Indonesia memperlakukan bahasa Indonesia sebagai bahasa ibu ( L1) dan bahasa kedua (L2). Dalam berkomunikasi sehari-hari, salah satu alat yang paling sering digunakan adalah bahasa, baik bahasa lisan maupun bahasa tulis. Begitu dekatnya kita kepada bahasa, terutama bahasa Indonesia, sehingga tidak dirasa perlu untuk mendalami dan mempelajari bahasa Indonesia secara lebih jauh. Akibatnya, sebagai pemakai bahasa, orang Indonesia tidak terampil menggunakan bahasa (L2). Suatu kelemahan yang tidak disadari.
Komunikasi lisan atau nonstandar (L1) yang sangat praktis menyebabkan kita tidak teliti berbahasa (L2). Akibatnya, kita mengalami kesulitan pada saat akan menggunakan bahasa tulis atau bahasa yang lebih standar dan teratur (L2). Seperti contoh, bahasa Indonesia (L2) yang dipelajari di sekolah-sekolah. Tidak jarang nilai bahasa Indonesia yang dicapai di bawah KKM. Karena keadaan inilah banyak anggapan belajar bahasa Indonesia itu sulit. Pada saat dituntut untuk berbahasa (L2) bagi kepentingan yang lebih terarah dengan maksud tertentu, kita cenderung kaku. Kita akan berbahasa (L2) secara terbata-bata atau mencampurkan bahasa standar (L2) dengan bahasa nonstandart (L1) atau bahkan, mencampurkan bahasa atau istilah asing ke dalam uraian kita. Padahal, bahasa (L2) bersifat sangat luwes, sangat manipulatif. Kita selalu dapat memanipulasi bahasa untuk kepentingan dan tujuan tertentu. Lihat saja, bagaimana pandainya orang-orang berpolitik melalui bahasa. Kita selalu dapat memanipulasi bahasa untuk kepentingan dan tujuan tertentu.
3. Bahasa adalah alat komunikasi antara anggota masyarakat berupa simbol bunyi yang dihasilkan oleh alat ucap manusia. Mungkin ada yang keberatan dengan mengatakan bahwa bahasa bukan satu-satunya alat untuk mengadakan komunikasi. Mereka menunjukkan bahwa dua orang atau pihak yang mengadakan komunikasi dengan mempergunakan cara-cara tertentu yang telah disepakati bersama. Lukisan-lukisan, asap api, bunyi gendang atau tong-tong dan sebagainya. Tetapi mereka itu harus mengakui pula bahwa bila dibandingkan dengan bahasa, semua alat komunikasi tadi mengandung banyak segi yang lemah.
Bahasa memberikan kemungkinan yang jauh lebih luas dan kompleks daripada yang dapat diperoleh dengan mempergunakan media tadi. Bahasa haruslah merupakan bunyi yang dihasilkan oleh alat ucap manusia. Bukannya sembarang bunyi. Dan bunyi itu sendiri haruslah merupakan simbol atau perlambang.
4. Bahasa bersifat produktif, terbuka, kreatif artinya pesan-pesan verbal merupakan gagasan-gagasan baru, setiap gagasan tersebut bersifat baru. Tentu ada beberapa pengecualian dari kaidah umum ini tetapi tidak banyak dan tidak penting; seperti contoh “Apa kabar?” “Selamat pagi” tidaklah produktif karena kata-kata ini tercipta baru setiap kali diucapkan. Kalau pengecualian seperti ini dikesampingkan, semua pesan verbal tercipta pada saat diutarakan. Ketika manusia berbicara manusia tidaklah mengulang kalimat-kalimat hasil mengingat melainkan menciptakan sendiri kalimat-kalimat baru. Begitu pula pemahaman atas pesan-pesan verbal menunjukkan produktivitas dalam arti bahwa manusia dapat memahami pemikiran-pemikiran baru dikemukakan.
Bahasa itu bersifat arbitrer dapat diartikan sewenang-wenang atau berubah-ubah. Sedangkan istilah arbitrer adalah tidak hubungan wajib antara lambang bahasa dengan konsep atau pengertian yang dimaksud oleh lambang tersebut. Meskipun lambang tersebut tidak memberi “saran” atau petunjuk apapun mengenai konsep yang diwakilinya. Misalnya,antara (Ayam) dengan yang dilambangkannya, yaitu “Binatang berkaki dua yang dapat berkokok” kita tidak dapat menjelaskan mengapa binatang tersebut dilambangkan dengan bunyi (Ayam) bukan (Yama) atau (Yaam). Meskipun hubungan antara lambang bunyi dengan yang dilambangkannya bersifat arbitrer tetapi penggunaan lambang tersebut untuk konsep tertentu, bersifat Konvensional artinya semua anggota masyarakat bahasa itu mematuhi konvensi bahwa lambang bahasa tertentu itu digunakan untuk mewakili konsep yang diwakilinya tersebut.Misalnya, “Ayam” telah secara konvensional digunakan sebagai lambang binatang berkaki dua yang dapat berkokok.
Sebagai bangsa Indonesia kita harus mulai mencintai bahasa Indonesia yang notabene adalah bahasa pemersatu sebelum kearbitreran dan konvensionalitas mengobrak-abrik tatanan bahasa yang dianggap sudah kaprah. Kebiasaan dan sikap profesionalitas berbahasa yang baik dan benar harus dijaga. Nasib bahasa ini tergantung pada kita semua sebagai masyarakat pengguna.
Senin, 22 Agustus 2011
Lirik Lagu : Avril Lavigne - When You're Gone
Avril Lavigne - When You're Gone (Album The Best Damn Thing)
I always needed time on my own
I never thought I'd need you there when I cry
And the days feel like years when I'm alone
And the bed where you lie
is made up on your side
When you walk away
I count the steps that you take
Do you see how much I need you right now?
When you're gone
The pieces of my heart are missing you
When you're gone
The face I came to know is missing too
When you're gone
All the words I need to hear to always get me through the day
And make it OK
I miss you
I've never felt this way before
Everything that I do
Reminds me of you
And the clothes you left
they lie on my floor
And they smell just like you
I love the things that you do
When you walk away
I count the steps that you take
Do you see how much I need you right now?
When you're gone
The pieces of my heart are missing you
When you're gone
The face I came to know is missing too
And when you're gone
The words I need to hear to always get me through the day
And make it OK
I miss you
We were made for each other
Out here forever
I know we were
Yeah Yeah
All I ever wanted was for you to know
Everything I do I give my heart and soul
I can hardly breathe, I need to feel you here with me
Yeah
When you're gone
The pieces of my heart are missing you
When you're gone
The face I came to know is missing too
When you're gone
The words I need to hear will always get me through the day
And make it OK
I miss you
Minggu, 21 Agustus 2011
Teka Teki Einstein, 98% Orang Tidak Bisa Menjawabnya
Einstein???? Semua orang pasti tau, orang aneh yang sudah menelorkan banyak temuan logis, apalagi bagi orang yang cinta matematika pasti tau orang ini. Bagaimana ???? Bisa Jawab?????
Sabtu, 19 Februari 2011
MEMAHAMI DAN MENOLONG SISWA YANG KURANG PD
NIM : 2009184202B0324
Tugas : IBD
Fakultas/Semester : P. MIPA Matematika / III
MEMAHAMI DAN MENOLONG SISWA YANG KURANG PERCAYA DIRI
Topik: Studi Kasus Untuk Bimbingan Konseling.
DESKRIPSI KASUS
Ivan Maulana adalah siswa kelas II MI Negeri Tanjung Pecinan Kab. Situbondo. Ia berasal dari keluarga yang terbilang rendah secara sosial ekonomi di desa Tanjung Pecinan Kec. Mangaran. Berasal dari keluarga yang sama sekali tidak mempunyai basic pendidikan (menurut silsilah keluarga) Ivan cenderung memilih tidak bersekolah dan lebih membantu orang tuanya mencari ikan (orang Tanjung Pecinan menamakan pekerjaan itu “Ajurung”) demi membiayai kebutuhan keluarganya sehari-hari. Padahal diusianya yang terbilang produktif untuk mengenyam pendidikan harusnya menjadi perhatian penting bagi orang tuanya. “Sekolah itu butuh biaya, seragam harus beli dengan uang. Jangankan membelikan anak saya kebutuhan sekolah (seperti sepatu, tas dan sebagainya), untuk makan sehari-hari saja kami masih kekurangan.” Kata bapaknya. Inilah kenyataanya jika kita berada di lingkungan pedesaan terpencil, masyarakat belum bahkan tidak menerima informasi secara detail bahwa sekarang program dasar sembilan tahun (mulai dari tingkat SD/MI s/d SMP/MTs) diselenggarakan sekolah gratis. Tak terkecuali MI Negeri Tanjung Pecinan Kab. Situbondo yang notabene merupakan satker di bawah lingkungan Kementerian Agama RI Kantor Kabupaten Situbondo yang menerima dana langsung dari pemerintah pusat (APBN melalui DIPA) juga menyelenggarakan pendidikan gratis, bahkan tidak hanya itu, setiap siswa baru yang mendaftar di MI Negeri Tanjung Pecinan Kab. Situbondo akan mendapatkan peralatan dan perlengkapan sekolah mulai dari sepatu, tas, seragam dan sebagainya demi mewujudkan tujuan untuk merevolusi masyarakat di Desa Tanjung Pecinan agar mengenyam pendidikan, termasuk juga Ivan Maulana. Walaupun Ivan berasal dari keluarga yang tidak mengenyam pendidikan namun tidak menyulitkan dirinya untuk mengikuti setiap pelajaran yang diajarkan dan terbukti Ivan mampu dalam pelajaran matematika bahkan saya sendiri sebagai guru matematika yang mengajar di kelas II sedikit terkejut dengan nilai Ivan yang selalu melampaui KKM (Kriteri Ketuntasan Minimal), padahal KKM yang saya cantumkan yaitu 71 untuk matematika yang untuk ukuran MI Negeri Tanjung Pecinan Kab. Situbondo cukup tinggi.
Namun, akhir-akhir ini Ivan lain dari biasanya. Tingkat kehadirannya di sekolah menurun drastis, sehingga mengakibatkan nilainya ikut merosot. Ketika ditanya ia selalu bilang “Saya malas sekolah, saya malu sama teman-teman.”
MEMAHAMI IVAN DALAM PERSPEKTIF RASIONAL EMOTIF
Menurut pandangan rasional emotif, manusia memiliki kemampuan inheren untuk berbuat rasional ataupun tidak rasional, manusia terlahir dengan kecenderungan yang luar biasa kuatnya berkeinginan dan mendesak agar supaya segala sesuatu terjadi demi yang terbaik bagi kehidupannya dan sama sekali menyalahkan diri sendiri, orang lain, dan dunia apabila tidak segera memperoleh apa yang diinginkannya. Akibatnya berpikir kekanak-kanakan (sebagai hal yang manunusiawi) seluruh kehidupannya, akhirnya hanya kesulitan yang luar biasa besar mampu mencapai dan memelihara tingkah laku yang realistis dan dewasa; selain itu manusia juga mempunyai kecenderungan untuk melebih-lebihkan pentingnya penerimaan orang lain yang justru menyebabkan emosinya tidak sewajarnya seringkali menyalahkan dirinya sendiri dengan cara-cara pembawaannya itu dan cara-cara merusak diri yang diperolehnya. Berpikir dan merasa itu sangat dekat dan dengan satu sama lainnya : pikiran dapat menjadi perasaan dan sebaliknya; Apa yang dipikirkan dan atau apa yang dirasakan atas sesuatu kejadian diwujudkan dalam tindakan/perilaku rasional atau irasional. Bagaimana tindakan/perilaku itu sangat mudah dipengaruhi oleh orang lain dan dorongan-doronan yang kuat untuk mempertahankan diri dan memuaskan diri sekalipun irasional.
Ciri-ciri irasional seseorang tak dapat dibuktikan kebenarannya, memainkan peranan Tuhan apa saja yang dimui harus terjadi, mengontrol dunia, dan jika tidak dapat melakukannya dianggap goblok dan tak berguna; menumbuhkan perasaan tidak nyaman (seperti kecemasan) yang sebenarnya tak perlu, tak terlalu jelek/memalukan namun dibiarkan terus berlangsung, dan menghalangi seseorang kembai ke kejadian awal dan mengubahnya. Bahkan akhirnya menimbulkan perasaan tak berdaya pada diri yang bersangkutan. Bentuk-bentuk pikiran/perasaan irasional tersebut misalnya : semua orang dilingkungan saya harus menyenangi saya, kalau ada yang tidak senang terhadap saya itu berarti malapetaka bagi saya. Itu berarti salah saya, karena saya tak berharga, tak seperti orang/teman-teman lainnya. Saya pantas menderita karena semuanya itu.
Sehubungan dengan kasus, Ivan sebetulnya terlahir dengan potensi unggul, ia menjadi bermasalah karena perilakunya dikendalikan oleh pikiran/perasaan irasional; ia telah menempatkan harga diri pada konsep/kepercayaan yang salah yaitu jika kaya, semua teman memperhatikan / mendukung, peduli, dan lain-lain dan itu semua tidak ada, sampai pada akhirnya menyalahkan dirinya sendiri dengan hujatan dan penderitaaan serta mengisolir dirinya sendiri. Ia telah berhasil membangun konsep dirinya secara tidak realistis berdasarkan anggapan yang salah terhadap (dan dari) teman-teman lingkungannya. Ia menjadi minder, pemalu, penakut dan akhirnya ragu-ragu keberhasilan/prestasinya kelak yang sebetulnya tidak perlu terjadi.
TUJUAN DAN TEKNIK KONSELING
Jika pemikiran Ivan yang tidak logis / realistis (tentang konsep dirinya dan pandangannya terhadap teman-temannya) itu diperangi maka dia akan mengubahnya. Dengan demikian tujuan konseling adalah memerangi pemikiran irasional Ivan yang melatar-belakangi ketakutan / kecematannya yaitu konsep dirinya yang salah beserta sikapnya terhadap teman lain. Dalam konseling konselor lebih bernuansa otoritatif : memanggil Ivan, mengajak berdiskusi dan konfrontasi langsung untuk mendorongnya beranjak dari pola pikir irasional ke rasional / logis dan realistis melalui persuasif, sugestif, pemberian nasehat secara tepat, terapi dengan menerapkan prinsip-prinsip belajar untuk PR serta bibliografi terapi.
Konseling kognitif : untuk menunjukkan bahwa Ivan harus membongkar pola pikir irasional tentang konsep harga diri yang salah, sikap terhadap sesama teman yang salah jika ingin lebih bahagia dan sukses. Konselor lebih bergaya mengajar : memberi nasehat, konfrontasi langsung dengan peta pikir rasional-irasoonal, sugesti dan asertive training dengan simulasi diri menerapkan konsep diri yang benar dan sikap/ketergantungan pada orang lain yang benar/rasional dilanjutkan sebagai PR melatih, mengobservasi dan evaluasi diri. Contoh : mulai dari seseorang berharga bukan dari kekayaan atau jumlah dan status teman yang mendukung, tetapi pada kasih Allah dan perwujudanNya. Allah mengasihi saya, karena saya berharga dihadiratNya. Terhadap diri saya sendiri suatu saat saya senang, puas dan bangga, tetapi kadang-kadang acuh-tak acuh, bahkan adakalanya saya benci, memaki-maki diri saya sendiri, sehingga wajar dan realistis jika sejumlah 40 orang teman satu kelas misalnya ada + 40% yang baik, 50% netral, hanya 10% saja yang membeci saya. Adalah tidak mungkin menuntut semua / setiap orang setiap saat baik pada saya, dan seterusnya. Ide-ide ini diajarkan, dan dilatihkan dengan pendekatan ilmiah.
Konseling emotif-evolatif untuk mengubah sistem nilai Ivan dengan menggunakan teknik penyadaran antara yang benar dan salah seperti pemberian contoh, bermain peran, dan pelepasan beban agar Ivan melepaskan pikiran dan perasaannya yang tidak rasional dan menggantinya dengan yang rasional sebagai kelanjutan teknik kognitif di atas. Konseling behavioritas digunakan untuk mengubah perilaku yang negatif dengan merobah akar-akar keyakinan Ivan yang irasional/tak logis kontrak reinforcemen, sosial modeling dan relaksasi/meditasi.
PENUTUP
Teori ini dalam menolong menggunakan pendekatan direct menggunakan nasehat yang ditandai oleh menyerang masalah dengan intektual dan meyakinkan (koselor). Tekniknya jelas, teliti, makin melihat/menyadari pikiran dan kata-kata yang terus menerus ditujukan kepada diri sendiri, yang membawa kehancuran kepada diri sendiri. Cara konselor ialah dengan pendekatan yang tegas, memintakan perhatian kepada pikiran-pikiran yang menjadi sebab gangguan itu dan bagaimana pikiran dan kalimat itu beroperasi hingga membawa akibat yang merugikan. Konselor selanjutnya menolong dia untuk memikir kembali, menantang, mendebat, menyebutkan kembali kalimat-kalimat yang merugikan itu, dan dengan cara demikian ia membawa klien ke kesadaran dan tilikan baru. Tetapi tilikan dan kesadaran tidak cukup. Ia harus dilatih untuk berpikir dan berkata kepada diri sendiri hal-hal yang lebih positive dan realistik. Terapis mengajar klien untuk berpikir betul dan bertindak efektif. Teknik yang dipakai bersifat eklektif dengan pertimbangan :
1. Ekonomis dari segi waktu baik bagi konselor maupun konseli.
2. Efektifitas teknis-teknis yang dipakai cocok untuk bermacam ragam konseli.
3. Kesegaran hasil yang dicapai.
4. Kedalaman dan tanah lama serta dapat dipakai konseli untuk mengkonseling dirinya sendiri kalah.
Kesimpulannya, penstrukturan kembali filosofis untuk merubah kepribadian yang salah berfungsi menyangkut langkah-langkah sebagai berikut : (1) mengakui sepenuhnya bahwa kita sebagian besar bertanggungjawab penciptaan masalah-masalah kita sendiri; (2) menerima pengertian bahwa kita mempunyai kemampuan untuk merubah gangguan-gangguan secara berarti; (3) menyadari bahwa problem-problem dan emosi kita berasal dari kepercayaan-kepercayaan tidak rasional ; (4) mempersepsi dengan jelas kepercayaan-kepercayaan ini; (5) menerima kenyataan bahwa, jika kita mengharap untuk berubah, kita lebih baik harus menangani cara-cara tingkah laku dan emosi untuk tindak balasan kepada kepercayaan-kepercayaan kita dan perasaan-perasan yang salah fungsi dan tindakan-tindakan yang mengikuti; dan (6) mempraktekkan metode-metode RET untuk menghilangkan atau merubah konsekuensi-konsekuensi yang terganggu pada sisa waktu hidup kita ini.
SUMBER
Aryatmi, S., 1991, Perspektif BK dan Penerapannya di Berbagai Institusi, Satya Wacana Semarang.
Corey G., 1991/1995, Teori dan Praktek dari Konseling dan Psikoterapi (terjemahan Mulyarto), IKIP Semarang Pres.
Prayitno, 1998, Konseling Pancawashita, progdi BK PPB, FIP, IKIP Padang
Rosjidan, 1998, Pengantar Teori-teori Konseling, Depdikbud Dirjen PT Proyek P2LPTK, Jakarta
Surya, M., 1988, Dasar-Dasar Konseling Pendidikan, Kota Kembang, Yogyakarta.
Minggu, 23 Januari 2011
Bone Paputungan – Andai Aku Jadi Gayus
awal ku menjalani proses masa tahanan
hidup di penjara sangat berat ku rasakan
badanku kurus karena beban pikiran
kita orang yang lemah tak punya daya apa-apa
tak bisa berbuat banyak seperti para koruptor
reff:
andai ku gayus tambunan yang bisa pergi ke bali
semua keinginannya pasti bisa terpenuhi
lucunya di negeri ini hukuman bisa dibeli
kita orang yang lemah pasrah akan keadaan
7 oktober ku bebas dari penjara
menghirup udara segar, lepaskan penderitaan
wahai saudara dan para sahabatku
lakukan yang terbaik, jangan engkau salah arah
repeat reff
biarlah semua menjadi kenangan
kenangan yang pahit dalam hidup ini
repeat reff [2x]
Koleksi Bone Paputungan yang lain.
Mp3 Download & Lirik Lagu Bone Paputungan – Andai Aku Jadi Gayus
Gambar Artis Indonesia
Kamis, 18 November 2010
Tembang Syair Sunan Kalijaga "LIR-ILIR" Beserta Arti dan Maknanya
tandure wis sumilir
Tak ijo royo-royo tak senggo temanten anyar
Cah angon-cah angon penekno blimbing kuwi
Lunyu-lunyu yo penekno kanggo mbasuh dodotiro
Dodotiro-dodotiro kumitir bedhah ing pinggir
Dondomono jlumatono kanggo sebo mengko sore
Mumpung padhang rembulane mumpung jembar kalangane
Yo surako… surak hiyo…
Sayup-sayup bangun (dari tidur)
Pohon sudah mulai bersemi,
Demikian menghijau bagaikan gairah pengantin baru
Anak penggembala, tolong panjatkan pohon blimbing itu,?
walaupun licin(susah) tetap panjatlah untuk mencuci pakaian
Pakaian-pakaian yang koyak(buruk) disisihkan
Jahitlah, benahilah untuk menghadap nanti sore
Mumpung terang rembulannya
Mumpung banyak waktu luang
Mari bersorak-sorak ayo…
Lir ilir, judul dari tembang di atas. Bukan sekedar tembang dolanan biasa, tapi tembang di atas mengandung makna yang sangat mendalam. Tembang karya Kanjeng Sunan ini memberikan hakikat kehidupan dalam bentuk syair yang indah. Carrol McLaughlin, seorang profesor harpa dari Arizona University terkagum kagum dengan tembang ini, beliau sering memainkannya. Maya Hasan, seorang pemain Harpa dari Indonesia pernah mengatakan bahwa dia ingin mengerti filosofi dari lagu ini. Para pemain Harpa seperti Maya Hasan (Indonesia), Carrol McLaughlin (Kanada), Hiroko Saito (Jepang), Kellie Marie Cousineau (Amerika Serikat), dan Lizary Rodrigues (Puerto Rico) pernah menterjemahkan lagu ini dalam musik Jazz pada konser musik “Harp to Heart“.
Apakah makna mendalam dari tembang ini? Mari kita coba mengupas maknanya
Lir-ilir, lir-ilir tembang ini diawalii dengan ilir-ilir yang artinya bangun-bangun atau bisa diartikan hiduplah (karena sejatinya tidur itu mati) bisa juga diartikan sebagai sadarlah. Tetapi yang perlu dikaji lagi, apa yang perlu untuk dibangunkan?Apa yang perlu dihidupkan? hidupnya Apa ? Ruh? kesadaran ? Pikiran? terserah kita yang penting ada sesuatu yang dihidupkan, dan jangan lupa disini ada unsur angin, berarti cara menghidupkannya ada gerak..(kita fikirkan ini)..gerak menghasilkan udara. ini adalah ajakan untuk berdzikir. Dengan berdzikir, maka ada sesuatu yang dihidupkan.
tandure wus sumilir, Tak ijo royo-royo tak senggo temanten anyar. Bait ini mengandung makna kalau sudah berdzikir maka disitu akan didapatkan manfaat yang dapat menghidupkan pohon yang hijau dan indah. Pohon di sini artinya adalah sesuatu yang memiliki banyak manfaat bagi kita. Pengantin baru ada yang mengartikan sebagai Raja-Raja Jawa yang baru memeluk agama Islam. Sedemikian maraknya perkembangan masyarakat untuk masuk ke agama Islam, namun taraf penyerapan dan implementasinya masih level pemula, layaknya penganten baru dalam jenjang kehidupan pernikahannya.
Cah angon cah angon penekno blimbing kuwi. Mengapa kok “Cah angon” ? Bukan “Pak Jendral” , “Pak Presiden” atau yang lain? Mengapa dipilih “Cah angon” ? Cah angon maksudnya adalah seorang yang mampu membawa makmumnya, seorang yang mampu “menggembalakan” makmumnya dalam jalan yang benar. Lalu,kenapa “Blimbing” ? Ingat sekali lagi, bahwa blimbing berwarna hijau (ciri khas Islam) dan memiliki 5 sisi. Jadi blimbing itu adalah isyarat dari agama Islam, yang dicerminkan dari 5 sisi buah blimbing yang menggambarkan rukun Islam yang merupakan Dasar dari agama Islam. Kenapa “Penekno” ? ini adalah ajakan para wali kepada Raja-Raja tanah Jawa untuk mengambil Islam dan dan mengajak masyarakat untuk mengikuti jejak para Raja itu dalam melaksanakan Islam.
Lunyu lunyu penekno kanggo mbasuh dodotiro. Walaupun dengan bersusah payah, walupun penuh rintangan, tetaplah ambil untuk membersihkan pakaian kita. Yang dimaksud pakaian adalah taqwa. Pakaian taqwa ini yang harus dibersihkan.
Dodotiro dodotiro, kumitir bedah ing pinggir. Pakaian taqwa harus kita bersihkan, yang jelek jelek kita singkirkan, kita tinggalkan, perbaiki, rajutlah hingga menjadi pakain yang indah ”sebaik-baik pakaian adalah pakaian taqwa“.
dondomono jlumatono kanggo sebo mengko sore. Pesan dari para Wali bahwa suatu ketika kamu akan mati dan akan menemui Sang Maha Pencipta untuk mempertanggungjawabkan segala perbuatanmu. Maka benahilah dan sempurnakanlah ke-Islamanmu agar kamu selamat pada hari pertanggungjawaban kelak.
Mumpung padhang rembulane, mumpung jembar kalangane. Para wali mengingatkan agar para penganut Islam melaksanakan hal tersebut ketika pintu hidayah masih terbuka lebar, ketika kesempatan itu masih ada di depan mata, ketika usia masih menempel pada hayat kita.
Yo surako surak hiyo. Sambutlah seruan ini dengan sorak sorai “mari kita terapkan syariat Islam” sebagai tanda kebahagiaan. Hai orang-orang yang beriman, penuhilah seruan Allah dan seruan Rasul apabila Rasul menyeru kamu kepada suatu yang memberi kehidupan kepada kamu (Al-Anfal :25)
* Diambil dari berbagai sumber. Mohon dikoreksi jika ada kesalahan, karena saya (MOCH. SAHRODI / Dede Aja / dede_offpeak@yahoo.co.id
* Silahkan download lagunya di:
1. Versi Emha Ainun Najib - http://www.4shared.com/audio/yj_TwhrV/Lir-Ilir_Sahrodi_Uploader.html
2. Versi Gamelan Jawa - http://www.4shared.com/audio/fLJGlWT8/Ilir-Ilir_Sahrodi_Uploader.html













